Memuji Dalam Agama Islam
Posted on 26 February 2015 06:02 AM
Jadilah bagian dari anggota LDK STMIK DCI! Dengan bergabung, Antum bisa berkontribusi menulis di LDK STMIK DCI. Silahkan ke laman Registrasi.

Ada seorang sahabat yang memuji sahabat lainnya, maka apa kata Rasul Allah: “Kamu telah memenggal leher temanmu.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

 

Jika ingin memuji orang lain, maka berikut tipsnya:

1. Lakukan tanpa orang itu tahu; lakukan jauh darinya (ada kisahnya)
2. Ganti pujian tersebut dengan doa (juga ada kisahnya)

 

Sahabat Rasul, Ali, bahkan pernah bilang: “Kalau ada yang memuji kamu di hadapanmu, akan lebih baik bila kamu melumuri mulutnya dengan debu, daripada kamu terbuai oleh pujiannya.”

 

Agama itu adalah keseharian; kita pakai dalam setiap kegiatan. Tanpa pengecualian. Sekali ada nasehat agar kita berhati2 memuji, maka otomatis kita akan berhati2 untuk memuji.

 

Jika merasa punya teori, dalil, argumen lebih kuat silakan saja dipegang. Dilupakan saja hadist sahih bukhari muslim ini. Buat yang mau mendengarkan, maka mulailah pahami: tidak perlu memuji orang lain berlebihan, biasa-biasa saja. Orang bisa berubah, nanti malah kecewa. Toh, kalaupun dia memang luar biasa, itu semua karena Allah--muara semua pujian.

 

(zh/fb-post)


Posted By Hamba Allah